Minggu, 22 Februari 2015

One Direction:)

Hello! again.
now kita bahas One Direction nihh.
Kebetulan noh ya, udah 3 tahun jadi directioner rasanya bangga banget *meskipun gak bisa nonton konsernya:')*

Siapa sih yang gatau One Direction?

Unknown people kali yaa *eh:|

Nih aku bahas buat yang gatau:)

One Direction adalah grup penyanyi pria asal Inggris-Irlandia yang terbentuk di London pada tahun 2010. Grup ini beranggotakan Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles dan Louis Tomlinson. One Direction dikontrak oleh Syco Records, label rekaman milik Simon Cowell, setelah menjadi juara ketiga dalam ajang pencarian bakat The X Factor musim ke-7 pada tahun 2010. Setelah sukses di Inggris, One Direction kemudian dikontrak oleh label rekaman asal Amerika Utara, Columbia Records, pada tahun 2011.
Pada bulan November 2011, One Direction merilis album pertama mereka yang bertajuk "Up All Night". Album tersebut menjadi album dengan penjualan tercepat pada tahun 2011 di Inggris. Pada tahun yang sama, di Amerika Serikat, album mereka juga sukses bertengger di posisi puncak Billboard 200. "Up All Night" menguasai sepuluh besar UK Singles Chart dengan singel perdana "What Makes You Beautiful". Lewat singel ini, One Direction berhasil memenangkan Best British Single (singel Britania Raya terbaik) di ajang BRIT Awards tahun 2012. One Direction juga sukses menjual singel tersebut secara digital dengan total unduhan sebanyak 2.060.303. Album kedua mereka yang bertajuk "Take Me Home" dirilis pada tanggal 12 November 2012. Sementara itu, tur dunia One Direction digelar pada tahun 2013. Tur ini dimulai dari kota-kota di Inggris dan Irlandia kemudian dilanjutkan ke negara-negara di Amerika Utara dan Australasia.
Atas kesuksesannya ini, One Direction dikatakan sebagai pemicu kebangkitan kembali era boy band Eropa yang sebelumnya pernah berjaya pada tahun 1990-an. One Direction juga dilabeli sebagai gelombang baru "Invasi Britania" (British Invasion) yang melanda Amerika Serikat, mengikuti jejak The Beatles pada tahun 1960-an. Di Indonesia, meskipun sedang dilanda histeria terhadap boy band asal Korea Selatan, gaung boy band ini juga sangat kencang terdengar. Antara bulan Februari sampai April 2012, tercatat "Indonesia Wants One Direction" sempat beberapa kali menjadi topik hangat di salah satu situs jejaring sosial.

Perjalanan karier

The X Factor dan pembentukan (2010–2011)

Tahun 2010, Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles, dan Louis Tomlinson mengikuti audisi The X Factor musim ke-7 sebagai penyanyi solo dalam kategori "Boys", namun mereka semua gagal. Setelah mendapat saran dari juri tamu saat itu, Nicole Scherzinger, mereka berlima bergabung dan membentuk sebuah boy band. Boy band ini kemudian berhasil lolos untuk kategori "Groups". Boyband yang baru terbentuk ini diberi waktu lima minggu untuk berlatih sekaligus saling mengenal satu sama lain sebelum kompetisi dimulai. Selanjutnya, mereka berlima sepakat untuk mengadakan latihan di sebuah vila milik ayah tiri Harry di Manchester.
Harry lah yang punya ide untuk menamai grup mereka One Direction. Menurutnya, akan terdengar hebat saat pembawa acara The X Factor, Petrus Dickson menyebutkan nama mereka saat siaran langsung di televisi. Kemudian, dalam babak kualifikasi sekaligus penampilan perdana mereka sebagai grup di ruang penjurian, mereka menyanyikan lagu "Torn" secara akustik.
Selama kompetisi berlangsung, One Direction membawakan lagu-lagu dari beberapa musisi terkenal dunia, di antaranya Pink, Coldplay, The Beatles, Elton John, Kelly Clarkson, Snow Patrol, Kim Wilde, Rihanna, dan sebagainya. Setelah peserta lainnya (F.Y.D., Diva Fever dan Belle Amie) berturut-turut tereliminasi, One Direction menjadi satu-satunya peserta yang dimentori Simon Cowell yang tersisa. Grup ini dengan cepat mendapatkan popularitas di Inggris. Pada akhir kompetisi, One Direction menempati posisi ketiga, dibelakang Rebecca Ferguson (juara dua) dan Matt Cardle (juara satu). Namun, setelah acara final selesai, lagu berjudul "Forever Young" yang rencananya akan dinyanyikan oleh One Direction jika mereka menjadi juara ternyata bocor di dunia maya. One Direction dan sembilan kontestan The X Factor lainnya berpartisipasi dalam X Factor Live Tour yang berlangsung dari bulan Februari sampai April 2011. Sepanjang tur, One Direction telah tampil bagi 500.000 orang di seluruh Inggris.

Up All Night dan kesuksesan internasional (2011–2012)

 

Pada bulan Januari 2011, One Direction menandatangani kontrak rekaman dengan label milik Simon Cowel, Syco Records. Kemudian, bulan November 2011, One Direction juga menandatangani kontrak rekaman dengan Columbia Records di Amerika Utara. One Direction merekam album debut mereka, "Up All Night" di Swedia, Amerika Serikat dan Inggris. Dalam album tersebut, mereka berkolaborasi dengan musisi-musisi seperti Savan Kotecha, Rami Yacoub, RedOne, Ed Sheeran, Kelly Clarkson, Tom Fletcher, Steve Mac, Toby Gad dan Carl Falk. Single pertama mereka, "What Makes You Beautiful", dirilis tanggal 11 September 2011. Single ini berhasil bertengger di posisi pertama UK Singles Chart setelah dinobatkan sebagai singel yang paling banyak di request sepanjang masa oleh Sony Music Entertainment.
Di tangga lagu Irlandia, "What Makes You Beautiful" berada di posisi jawara selama empat minggu berturut-turut. Di Amerika Serikat, singel ini dirilis pada bulan Februari 2012, dan memulai debutnya pada posisi 28 di Billboard Hot 100. Posisi ini merupakan posisi tertinggi bagi musisi asal inggris sejak tahun 1997. Singel ini terus naik hingga ke posisi empat dan tanggal 21 Mei 2012, sebanyak 2.060.303 unduhan digital singel ini telah terjual di AS. Singel kedua mereka, "Gotta Be You", dirilis pada tanggal 13 November 2011 dan menempati posisi ketiga di tangga lagu Irlandia dan Inggris.

tanggal 13 November 2011 dan menempati posisi ketiga di tangga lagu Irlandia dan Inggris.
Di Amerika Serikat, One Direction melakukan debut penampilan televisi mereka dalam acara The Today Show di Rockefeller Center pada tanggal 12 Maret 2012. Sebelumnya, bulan Januari 2012, Melissa Lonner (produser acara The Today Show) mengundang One Direction untuk tampil di studio biasa. Namun kabar ini bocor, membuat surat elektronik NBC dibanjiri oleh ribuan surat dari penggemar yang ingin menonton mereka di studio. Hal ini memaksa NBC untuk memindahkan lokasi syuting ke Rockefeller Plaza dengan pengamanan ketat yang melibatkan kepolisian New York. Saat One Direction mengunjungi Manhattan tanggal 12 Maret 2012, sekitar 15.000 penggemar berkumpul di alun-alun kota, tumpah ruah ke jalan-jalan disekitarnya. Seperti yang dilaporkan oleh The Today Show, kerumunan penggemar yang seperti itu sebelumnya cuma pernah terjadi pada Justin Bieber, Lady Gaga dan Chris Brown. The Today Show menggambarkan fenomena ini sebagai hal yang tidak biasa. Justin Bieber dan Chris Brown jelas-jelas memiliki banyak lagu hit dan terkenal di AS, sedangkan One Direction tidak dikenal dan pada saat itu bahkan belum memiliki lagu hit.Kepopuleran mereka "meledak" begitu saja. One Direction telah memicu kebangkitan boy band dan menciptakan fenomena "Invasi Britania" yang baru di Amerika Serikat.


"Up All Night" menempati posisi kedua di UK Singles Chart, terjual sebanyak 138.631 kopi di Inggris dan menjadi album nomor dua yang paling tinggi penjualannya serta album debut yang paling cepat terjual pada tahun 2011. Di Amerika Utara, "Up All Night" dirilis pada bulan Maret 2012 dan menempati posisi puncak di Billboard 200 dan Canadian Albums Chart. Prestasi ini menjadikan One Direction sebagai grup pertama dalam sejarah Inggris yang sukses menempatkan album pertamanya pada posisi puncak di kedua negara tersebut. Album ini juga menduduki puncak tangga lagu di empat belas negara lainnya. Bulan Juni 2012, Musicweek melaporkan bahwa "Up All Night" telah terjual sebanyak 608.382 kopi di Inggris, 739.000 kopi di Amerika Serikat, dan 2,3 Juta kopi di seluruh dunia.



Pada tanggal 6 Januari 2012, One Direction merilis "One Thing" sebagai singel kedua mereka di luar Inggris dan Irlandia. Di Inggris, lagu ini dirilis sebagai singel ketiga pada tanggal 13 Februari 2012. Disana, "One Thing" menduduki posisi ke-sembilan, menjadi singel ketiga dari album "Up All Night" yang bertengger di posisi sepuluh besar dalam UK Singles Chart. One Thing dirilis oleh Columbia Records pada tanggal 22 Mei 2012 dan menjadi singel kedua One Direction di Amerika Serikat. Untuk singel selanjutnya, lagu berjudul "More Than This" telah dirilis sebagai singel keempat mereka pada tanggal 25 Mei 2012.
Tanggal 26 September 2011, One Direction mengumumkan debut tur mereka di Inggris yang bertajuk "Up All Night Tour". Tur ini dimulai pada bulan Desember 2011 dan berakhir pada bulan Januari 2012. Pada bulan Februari 2012, mereka menambahkan Australasia dan Amerika Utara ke daftar "Up All Night Tour" mereka untuk bulan April sampai Juli 2012 . Sepanjang tur berlangsung, One Direction juga menyanyikan lagu-lagu dari musisi-musisi lain, di antaranya "Use Somebody" (Kings of Leon), "Stereo Hearts" (Gym Class Heroes), "Valerie" (The Zutons), "Torn" (Natalie Imbruglia) dan "I Gotta Feeling" (The Black Eyed Peas). Liputan konser mereka juga diberitakan oleh beberapa media internasional, diantaranya Herald Sun, Rolling Stone, The National Post, Jam! Canoe, The Toronto Star, dan The New York Times. Hasil rekaman dari tur mereka yang berjudul "Up All Night: The Live Tour" dirilis pada bulan Mei 2012 dalam bentuk DVD. Penjualan DVD tur ini menduduki puncak tangga musik di 25 negara. Di AS, DVD ini menduduki posisi pertama dalam Billboard DVD chart, terjual lebih dari 76.000 keping, mengalahkan penjualan DVD tur John Mayer (65.000 keping). Penjualan pada pekan perdananya juga tercatat sebagai rekor tertinggi kedua selama lima tahun terakhir. Posisi pertama dipegang oleh penyanyi yang juga berasal dari Inggris, Adele dengan DVD konser Live at the Royal Albert Hall-nya yang terjual sebanyak 96.000 keping pada tahun 2011.
Pada bulan April 2012, One Direction digugat atas tuduhan pelanggaran hak merek dagang (trademark infringement) oleh sebuah band indie asal California yang bernama sama. Menurut gugatan itu, band penggugat tersebut telah menggunakan nama One Direction sejak tahun 2009 dan telah menghasilkan dua album. Band tersebut mengklaim bahwa mereka memiliki hak atas nama tersebut karena telah mendaftarkan nama One Direction di Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat pada bulan Februari 2011. Band itu menuntut agar One Direction memberi mereka keuntungan dari hasil penjualan album dan tur mereka serta membayar ganti rugi sebesar 1 juta dolar. Menanggapi gugatan ini, juru bicara One Direction menanggapinya dengan mengatakan bahwa: "Manajemen One Direction sudah berusaha memecahkan masalah ini secara damai. Tapi kami tidak punya pilihan lain selain melawan balik gugatan tersebut agar boy band kami bisa menggunakan nama itu." Bulan Juni 2012, Nick Gatfield, CEO Sony Music Entertainment Inggris mengungkapkan tentang keberhasilan global One Direction. Menurutnya, One Direction telah mengumpulkan kekayaan sebesar $ 50.000.000 berkat kesuksesannya, dan angka ini akan terus bertambah pada tahun-tahun yang akan datang.
Pada tanggal 12 Agustus 2012, One Direction membawakan "What Makes You Beautiful" dalam upacara penutupan Olimpiade Musim Panas 2012 di London. Berikutnya, tanggal 6 September 2012, One Direction membawakan "One Thing" dalam MTV Video Music Awards 2012. Mereka juga memenangkan penghargaan Best New Artist, Best Pop Video dan Most Share-Worthy Video untuk "What Makes You Beautiful". Pada Februari 2013, One Direction merilis versi cover dari lagu "One Way or Another" dan "Teenage Kicks" ("One Way or Another (Teenage Kicks)") sebagai singel amal untuk organisasi Comic Relief. Grup musik ini tampil dalam BRIT Awards 2013 dan berhasil menyabet penghargaan Global Success Award.
 

Take Me Home, This Is Us, dan Midnight Memories (2012-sekarang)

Pada bulan Mei 2012, One Direction mulai merekam album kedua mereka yang bertajuk "Take Me Home" di Swedia.[70][71] Para personil One Direction mengungkapkan bahwa mereka ingin lebih banyak berkontribusi dalam penulisan lagu-lagu di album kedua mereka. Dalam salah satu wawancara, Harry mengatakan: "Kami selalu menulis (lagu) di perjalanan, di hotel dan di bandara. Kami tidak ingin lagu-lagu kami terdengar seperti lagu yang ditulis oleh seorang pria berumur 40 tahun lalu memberikannya pada kami untuk dinyanyikan." Louis menambahkan: "Kami mau mempersembahkan album kedua ke zona yang agak berbeda. Akan ada lebih banyak suara gitar dan grungier. Kami senang mendengarkan suara gitar saat tur. Dan sekarang kami mau "menghidupkannya" dengan cara membawanya ke dalam album kedua." Album kedua ini dirilis pada bulan November 2012. Singel utama dari album ini, "Live While We're Young", mencapai kesuksesan internasional. Singel ini sukses memuncaki tangga lagu di hampir setiap negara.
Tur dunia One Direction yang bertajuk "Take Me Home Tour" dimulai pada bulan Februari 2013. Tur tersebut dilaksanakan di lebih dari 100 kota yang tersebar di Inggris, Irlandia, Amerika Utara, dan Australasia. Tiketnya sudah mulai dijual sejak Mei 2012. Di Inggris dan Irlandia, tiketnya terjual lebih dari 300.000 lembar hanya dalam satu hari. Sementara itu di Australia dan Selandia Baru, penjualan tiket telah meraup pendapatan sebesar US $ 15,7 juta, dengan total tiket yang terjual sebanyak 190.000 lembar untuk 18 konser yang akan diselenggarakan di berbagai kota di kedua negara tersebut. Selain itu, Sony Pictures mengumumkan pada bulan November bahwa sebuah film biopik 3 dimensi yang dibintangi oleh grup ini dan disutradarai oleh Morgan Spurlock akan mulai diproduksi. Film ini sendiri akhirnya dirilis dengan judul One Direction: This Is Us pada tanggal 30 Agustus 2013. Film ini juga menampilkan lagu berjudul "Best Song Ever", yang dirilis pada 23 Juli 2013. Pada 6 September 2013, Styles menulis di Twitter bahwa album ketiga One Direction akan dirilis pada 25 November 2013, dengan judul Midnight Memories.


Pengaruh

"Sepertinya aneh jika dibandingkan dengan grup musik sebesar mereka, mengingat Beatles dan Rolling Stones merupakan ikon musik. Kami kehilangan kata-kata ketika tahu menjadi grup musik Inggris pertama yang album debutnya langsung berada di nomor satu. Ini seperti sebuah mimpi. Kami ingin berterima kasih kepada semuanya, setiap penggemar kami di AS yang membeli album kami. Kami juga ingin berterima kasih kepada publik Amerika yang sangat mendukung kami".
— One Direction, menanggapi kesuksesan mereka di Amerika Serikat.
One Direction menjadi pembicaraan setelah berhasil menembus pasar musik Amerika Serikat hanya dalam waktu beberapa minggu dengan satu debut album saja. Membuat rekor di tangga lagu Amerika Serikat, Billboard 200. Prestasi mencengangkan ini membuat mereka mencatatkan diri sebagai artis Inggris pertama yang memasuki Billboard dan langsung melesat ke posisi puncak dengan album perdana, menyingkirkan rekor sebelumnya, Bruce Springsteen dan Adele dari puncak tangga lagu. Rekor ini bahkan juga melewati rekor musisi Inggris lainnya seperti The Rolling Stones dan The Beatles. Kehadiran mereka dianggap sebagai pembawa kembali zaman keemasan yang dulu dihiasi para jawara boy band seperti Backstreet Boys, Westlife dan 'N Sync. Penampilan panggung mereka selalu dipadati Directioners (istilah untuk penggemar One Direction). Oleh sebab itu, tidak berlebihan bila mereka dijuluki sebagai pembawa wabah Inggris baru, atau "British Invasion" di Amerika Serikat dan diseluruh dunia.
Neil McCormick dari The Daily Telegraph menerbitkan sebuah artikel tentang fenomena kesuksesan One Direction di Amerika Utara. Menurutnya, AS telah menyediakan celah di pasar musiknya yang menyebabkan masih ada anak-anak muda lainnya yang berhasil menembusnya setelah Justin Bieber beberapa tahun silam. Bill Werde, perwakilan dari majalah Billboard berkomentar: "Ada banyak kemungkinan di sini, salah satunya adalah jika bakat yang bagus diiringi dengan penampilan yang bagus juga, maka itu benar-benar badai yang sempurna untuk sebuah kesuksesan, kesuksesan yang fenomenal." Sementara itu, Sonny Takhar, direktur Syco Records berpendapat mengenai peranan media sosial: "Inilah faktanya. Media sosial telah menjadi radio baru. Mereka (One Direction) hidup disana. Begitu juga penggemar mereka, dan ini membantu menciptakan ilusi bahwa mereka bisa lebih dekat dengan penggemar mereka." Hingga Mei 2012, tercatat akun Twitter One Direction telah mengumpulkan lebih dari 12 juta pengikut, lebih dari 204 juta penonton di Youtube dan 4 juta penyuka di Facebook.


Gaya musik

 

Genre album pertama One Direction sebagian besar didominasi oleh pop, yang berorientasi ke dance-pop, teen pop, pop rock dan power pop serta dipengaruhi oleh electropop dan rock. Album ini secara umum mendapat ulasan positif dari para kritikus. "Up All Night" dipuji karena sasarannya terhadap pendengar yang berusia remaja. Robert Copsey dari Digital Spy menyatakan bahwa "Up All Night" didominasi oleh pop rock, sedangkan The New York Times menganggap album ini bergenre "rock dengan infleksi pop". Jason Lipshutz dari Billboard berpendapat bahwa album ini "mendemonstrasikan sebuah orisinalitas dalam suara yang diperlukan untuk kebangkitan kembali era boy band", juga membandingkan "harmoni pop" mereka dengan grup-grup seperti 'N Sync, Backstreet Boys dan 98 Degrees. Lagu "One Thing" dan "What Makes You Beautiful" secara khusus dikatakan memiliki genre power pop dan pop rock dengan chorus yang "kuat".
Secara vokal, Erica Futterman dari Rolling Stone mengapresiasi penampilan akustik mereka lewat "kemampuan Horan dalam bermain gitar serta kualitas vokal One Direction saat tampil secara langsung". Cameron Adams dari Herald Sun berpendapat bahwa One Direction memiliki "suara pop yang kuat". Sebaliknya, Chris Richards dari The Washington Post menyatakan: "sulit untuk membayangkan mereka berlima akan menjadi versi masa depan dari Justin Timberlake, Ricky Martin atau Bobby Brown. Tidak ada suara yang menonjol". Jane Stevenson dari Canoe menulis: "Saya tidak benar-benar yakin bahwa mereka bisa menyanyi dalam konser." Mike Wass dari situs Idolator menganggap bahwa "berdasarkan pencapaian yang mereka capai, membuktikan bahwa One Direction lebih dari mampu untuk meningkatkan kualitas suara mereka di masa depan. Horan mengomentari One Direction sebagai sebuah boy band: "Orang-orang berpikir bahwa boy band adalah lelaki yang menari dan semuanya berpakaian sewarna. Kami adalah boys dalam sebuah band. Kami sedang berusaha untuk melakukan sesuatu yang berbeda dari apa yang orang pikirkan tentang boy band, dan kami hanya mencoba untuk menjadi diri kami sendiri.

Usaha lain

 

Buku berlisensi pertama One Direction, One Direction: Forever Young (Our Official X Factor Story), dirilis pada 17 Februari 2011 yang diterbitkan oleh HarperCollins. Buku tersebut berisi informasi-informasi pribadi, foto-foto, dan kegiatan di luar panggung selama The X Factor dan The X Factor Live Tour. Buku ini sukses menjadi buku terlaris di Sunday Times Bestseller. Tanggal 1 September 2011, One Direction: The Official Annual 2012 dirilis, yang berisikan antara lain wawancara eksklusif, sampai dengan berita dan foto-foto para personel yang belum pernah dipublikasikan. Pada 15 September 2011, One Direction merilis Dare to Dream: Life as One Direction. Seperti buku-buku sebelumnya, buku ini juga memuat foto-foto eksklusif, kegiatan para personel di luar panggung, dan momen-momen pribadi yang tertangkap kamera. Buku ini juga berhasil merajai daftar buku non-fiksi terlaris Sunday Times dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 22 Mei 2012.
Pada bulan Desember 2012, One Direction merilis kalender pertama mereka, One Direction 2012 Calendar. Amazon.com menobatkan penjualan kalender ini sebagai penjualan kalender terlaris sepanjang masa. Mengalahkan rekor sebelumnya, Official Cheryl Cole 2011 Calendar milik Cheryl Cole, dan Official JLS 2011 Calendar milik JLS di Inggris. One Direction juga menjadi brand ambassadors untuk Pokémon Black and White, Nokia, HarperCollins, dan Hasbro. Pada bulan April 2012, Hasbro mengumumkan perjanjian mereka dengan One Direction untuk memproduksi mainan dan permainan yang berdasarkan pada grup ini. Produk tersebut akan dijual secara global pada musim gugur 2012, kecuali di Inggris dan Irlandia.


Filantrofi

Selain karier musiknya, One Direction juga ikut berkontribusi dalam beberapa kegiatan amal. Pada tahun 2010, saat mereka berlima masih jadi kontestan The X Factor, One Direction bersama sebelas kontestan lainnya merilis sebuah singel gubahan dari lagunya David Bowie yang berjudul "Heroes" untuk tujuan amal. Lagu ini direkam pada tanggal 18 Oktober 2010 dan hasil penjualannya digunakan untuk membantu sebuah badan amal bernama Help for Heroes yang bertujuan untuk menyediakan fasilitas yang lebih baik bagi prajurit dan wanita Inggris yang terluka atau cacat akibat peperangan. Musik video untuk lagu ini dibuat pada tanggal 2 November 2010 di Three Mills Studios. Lagu ini berhasil menempati posisi pertama di Irish Singles Chart pada tanggal 25 November 2010 dan di UK Singles Chart pada tanggal 28 November 2010. Pada bulan September 2011, One Direction turut berpartisipasi dalam acara pengumpulan dana dengan tema BGC Charity Day 2011 untuk membantu warga negara Inggris yang kondisinya belum pulih pasca peristiwa 11 September 2001 (foto).
Pada bulan Februari 2012, One Direction berpartisipasi dalam acara penggalangan dana yang diadakan oleh Sport Relief, dengan para selebriti "menjual diri mereka secara daring" untuk mengumpulkan dana. Hasil pengumpulan dana ini digunakan untuk membantu orang-orang yang menjalani kehidupan yang sulit di Inggris dan di negara-negara miskin lainnya di dunia. Pada Maret 2012, One Direction berkontribusi dalam acara penjualan buku bertajuk Dish for a Wish. Acara ini juga diikuti oleh beberapa selebritis seperti Gwyneth Paltrow, Myleene Klass, dan Gordon Ramsay. Hasil dari penjualan buku ini disumbangkan ke Rays of Sunshine Children's Charity, sebuah organisasi amal yang membantu menyediakan kebutuhan anak-anak yang sedang sakit di Inggris.\ Selanjutnya, April 2012, One Direction bekerja sama dengan Charitybuzz turut serta mengumpulkan dana untuk membantu badan amal Great Ormond Street Hospital. Pada bulan yang sama, One Direction juga turut mengambil bagian dalam acara lelang amal bersama organisasi California Earthquake Authority untuk membantu American Red Cross dalam mempersiapkan program waspada bencana di California. Pada Mei 2012, One Direction bekerja sama dengan organisasi The Elephant Project melelang boneka-boneka berbentuk gajah. Boneka-boneka gajah tersebut ditandatangani oleh masing-masing personel One Direction dan dilelang bersama foto grup tersebut. Hasil dari pelelangan ini digunakan untuk membantu para penderita Alzheimer. Pada bulan Juli 2012, One Direction bekerja sama dengan British Airways menyelenggarakan sebuah kompetisi bertajuk "SMS untuk menang" di salah satu situs jejaring sosial. Delapan penggemar yang beruntung akan berkesempatan untuk terbang bersama One Direction selama satu jam. Uang yang terkumpul dari kompetisi ini disumbangkan ke Comic Relief untuk membantu anak-anak di Inggris dan beberapa negara miskin lainnya di dunia.

Album 

One direction up all night albumcover.jpg
"Up All Night"
Label: Syco, Sony
Terbit: 18 November 2011
Singel:
"What Makes You Beautiful"
"Gotta Be You"
"One Thing"
"More Than This"

One Direction – Take Me Home album cover.jpg
"Take Me Home"
Label: Syco, Sony
Terbit: 9 November 2012
Singel:
"Live While We're Young"
"Little Things"
"Kiss You"

One Direction Midnight Memories (Official Album Cover).png
"Midnight Memories"[131][132]
Label: Columbia, Syco
Terbit: 25 November 2013
Singel:
"Best Song Ever"
"Story of My Life"
"Midnight Memories"
"You & I"











































































 

Tur dan konser


Nah, nyaranin nih kalo mau lebih deket sama One Direction, bisa lihat filmnya This Is Us, aku udah nonton beberapa kali gak pernah bosen hahaha.

Sekian..



 


 

 

 



Kamis, 19 Februari 2015

Fashion


Fashion desain adalah seni penerapan desain dan estetika atau keindahan alami untuk pakaian dan aksesoris. Fashion desain dipengaruhi oleh lintang budaya dan sosial, dan telah menghabiskan banyak waktu dan tempat. Fashion desainer bekerja dalam beberapa cara dalam merancang pakaian dan aksesoris seperti gelang dan kalung, karena waktu yang dibutuhkan untuk membawa pakaian ke pasar, harus di kali mengantisipasi perubahan selera konsumen.

Fashion desainer mencoba untuk merancang pakaian yang fungsional serta estetika. Mereka menganggap yang kemungkinan akan memakai pakaian dan situasi di mana itu akan dipakai. Mereka memiliki berbagai macam dan kombinasi bahan untuk bekerja dengan dan berbagai macam warna, pola dan gaya untuk memilih dari. Meskipun sebagian besar pakaian yang dikenakan untuk dipakai sehari-hari berada dalam kisaran sempit gaya konvensional, pakaian yang tidak biasa biasanya dicari untuk acara-acara khusus seperti memakai malam atau gaun pesta.

Beberapa pakaian yang dibuat khusus bagi seorang individu, seperti dalam kasus haute couture atau menjahit dipesan lebih dahulu. Saat ini, sebagian besar pakaian dirancang untuk pasar massal, terutama kasual dan setiap hari pakai.

Fashion desain adalah seni penerapan desain dan estetika atau keindahan alami untuk pakaian dan aksesoris. Fashion desain dipengaruhi oleh lintang budaya dan sosial, dan telah menghabiskan banyak waktu dan tempat. Fashion desainer bekerja dalam beberapa cara dalam merancang pakaian dan aksesoris seperti gelang dan kalung, karena waktu yang dibutuhkan untuk membawa pakaian ke pasar, harus di kali mengantisipasi perubahan selera konsumen.

1. Struktur

Fashion desainer dapat bekerja penuh waktu selama satu fashion sebagai 'desainer in-house' yang memiliki desain. Mereka mungkin bekerja sendiri atau sebagai bagian dari tim. Desainer freelance bekerja untuk diri mereka sendiri, menjual desain mereka ke rumah mode, langsung ke toko-toko, atau produsen pakaian. Pakaian menanggung label pembeli. Beberapa perancang busana mendirikan label mereka sendiri, di mana desain mereka dipasarkan. Beberapa perancang busana wiraswasta dan desain untuk klien individu. Desainer high-fashion lainnya memenuhi toko-toko khusus atau
high-fashion department store. Desainer ini membuat pakaian asli, serta mereka yang mengikuti tren fashion ditetapkan. Kebanyakan desainer fashion, bagaimanapun, bekerja untuk produsen pakaian, membuat mode desain laki-laki, perempuan, dan anak-anak untuk pasar massal. Merek-merek desainer besar yang memiliki 'nama' sebagai merek mereka seperti Abercrombie & Fitch, Justice, atau Juicy kemungkinan akan dirancang oleh tim desainer individu di bawah arahan sutradara desainer.

2. Merancang pakaian

Fashion desainer bekerja dengan cara yang berbeda. Beberapa sketsa ide-ide mereka di atas kertas, sementara yang lain menggantungkan kain pada formulir gaun. Ketika seorang desainer benar-benar puas dengan fit dari toile (atau muslin), ia akan berkonsultasi dengan pembuat pola profesional yang kemudian membuat selesai, versi kerja dari pola dari kartu atau melalui sistem komputerisasi. Pekerjaan pola maker adalah sangat tepat dan telaten. Fit dari pakaian jadi tergantung pada akurasi mereka. Akhirnya, pakaian sampel terdiri dan diuji pada model untuk memastikan itu adalah pakaian operasional.

3. Sejarah

Fashion desain umumnya dianggap telah dimulai pada abad ke-19 dengan Charles Frederick Worth ini yang merupakan desainer pertama yang label dijahit ke dalam pakaian yang ia ciptakan. Sebelum mantan pedagang pakaian mengatur couture maison nya (rumah mode) di Paris, desain pakaian dan penciptaan ditangani oleh penjahit sebagian besar anonim, dan fashion tinggi turun dari yang dipakai di pengadilan kerajaan. Keberhasilan layak adalah sehingga ia mampu mendikte pelanggan apa yang harus mereka kenakan, bukannya mengikuti memimpin mereka sebagai penjahit sebelumnya telah dilakukan. Istilah sebenarnya pertama kali diciptakan untuk menggambarkan dirinya. Sementara semua artikel pakaian dari periode waktu yang dipelajari oleh para akademisi sebagai desain kostum, hanya pakaian yang dibuat setelah 1858 dianggap sebagai desain fashion.

Ia selama periode ini bahwa banyak desain rumah mulai menyewa seniman untuk membuat sketsa atau desain cat untuk pakaian. Gambar-gambar yang ditampilkan untuk klien, yang jauh lebih murah daripada memproduksi baju sampel yang sebenarnya di ruang kerja. Jika klien menyukai desain mereka, mereka memerintahkan dan garmen yang dihasilkan membuat uang untuk rumah. Dengan demikian, tradisi desainer membuat sketsa desain pakaian bukannya menampilkan pakaian diselesaikan pada model untuk pelanggan mulai sebagai ekonomi.

4. Jenis busana


  • Haute couture

Sampai tahun 1950-an, mode pakaian yang didominasi dirancang dan diproduksi pada dibuat-untuk-mengukur atau dasar haute couture (Perancis untuk high-menjahit), dengan masing-masing pakaian yang dibuat untuk klien tertentu. Sebuah pakaian couture made to order untuk pelanggan individu, dan biasanya terbuat dari berkualitas tinggi, kain mahal, dijahit dengan perhatian yang ekstrim terhadap detail dan selesai, sering menggunakan memakan waktu, teknik tangan dieksekusi. Lihatlah dan cocok mengambil prioritas di atas biaya bahan dan waktu yang dibutuhkan untuk membuat. Karena tingginya biaya setiap garmen, haute couture membuat keuntungan langsung sedikit untuk rumah mode, tetapi penting untuk prestise dan publisitas.


  • Ready-to-wear (pret-a-porter)

Pakaian siap pakai adalah persilangan antara haute couture dan pasar massal. Mereka tidak dibuat untuk nasabah perorangan, tapi hati-hati diambil dalam pilihan dan memotong kain. Pakaian yang dibuat dalam jumlah kecil untuk menjamin eksklusivitas, sehingga mereka agak mahal. Koleksi ready-to-wear biasanya disajikan oleh rumah mode setiap musim selama periode yang dikenal sebagai Fashion Week. Ini terjadi secara kota-lebar dan terjadi dua kali setahun. Musim utama Fashion Week meliputi, musim semi / musim panas, musim gugur / musim dingin, resort, berenang, dan pengantin.


  • Mass market

Saat ini industri fashion lebih mengandalkan penjualan pasar massal. Pasar massal melayani untuk berbagai pelanggan, memproduksi pakaian siap pakai dengan menggunakan tren yang ditetapkan oleh nama-nama terkenal di dunia fashion. Mereka sering menunggu musim untuk memastikan gaya akan menangkap sebelum memproduksi versi mereka sendiri tampilan asli. Untuk menghemat uang dan waktu, mereka menggunakan kain murah dan teknik produksi sederhana yang dapat dengan mudah dilakukan oleh mesin. Produk akhir sehingga dapat dijual lebih murah.



Ada jenis desain yang disebut "kutch" desain berasal dari kata Jerman "kitschig" yang berarti "jelek" atau "tidak estetis menyenangkan." Kitsch juga dapat merujuk kepada "memakai atau menampilkan sesuatu yang oleh karena itu tidak lagi dalam mode."

5. Penghasilan

Upah rata-rata tahunan untuk perancang busana gaji adalah $ 61.160 pada Mei 2008. 50 persen tengah mendapat antara $ 42.150 dan $ 87.120. 10 persen terendah yang diterima kurang dari $ 32.150, dan 10 persen tertinggi yang diterima lebih dari $ 124.780. Pendapatan tahunan rata-rata adalah $ 52.860 (£ 28,340) dalam pakaian, barang sepotong, dan gagasan - industri mempekerjakan jumlah terbesar perancang busana

6. Pendidikan mode

Ada sejumlah sekolah seni khusus dan sekolah desain di seluruh dunia yang menawarkan gelar dalam desain fashion dan teknologi desain fashion. Beberapa perguruan tinggi juga menawarkan Masters kursus Mode.

Sekolah desain meliputi:

    Argentina
        Sekolah Arsitektur, Desain dan Urbanisme, Universitas Buenos Aires, Buenos Aires
        University of Palermo, Buenos Aires

    Australia
        Sydney Institute of TAFE

    Bangladesh
        Bangladesh Universitas Tekstil (BUTex), Dhaka
        Shanto-Mariam University of Creative Technology, Dhaka
        BGMEA Institute of Fashion & Teknologi (BUFT), Dhaka

    Belgia
        La Cambre
        Royal Academy of Fine Arts (Antwerp)
    Kanada
        George Brown College
        Toronto Film School

    Denmark
        Copenhagen Academy

    Perancis
        Ecole de la Chambre Syndicale de la Couture Parisienne
        ESMOD
        Studio Bercot
        IFA Paris

    Georgia

        Tbilisi Negara Academy of Arts

    Jerman

        AMD Academy of Fashion dan Desain
        Berlin University of the Arts
        HTW Berlin
        Universitas Seni Bremen
        Kunstakademie Düsseldorf
        Giebichenstein Puri Academy of Arts di Halle
        Akademi Seni Rupa, Karlsruhe
        Akademi Seni Rupa, Munich
        Akademi Seni Rupa, Nuremberg
        Desain Hochschule Schwerin & Leipzig

        Inggris
                Central Saint Martins College of Art dan Desain
                Royal College of Art [
                Kingston University
                London College of Fashion
                University of Westminster
                Ravensbourne College of Design dan Komunikasi
            University of Brighton
            De Montfort University
            Richmond Universitas
            Bradford College
            Universitas Seni Kreatif (Rochester & Epsom)


        Skotlandia

            Heriot-Watt Sekolah Tekstil dan Desain, Edinburgh
            The Glasgow School of Art
            Edinburgh College of Art

    Irlandia
        Limerick School of Art dan Desain
        National College of Art dan Desain

    India
        National Institute of Technology Mode
        Pearl Academy of Fashion
        Apeejay Institute of Design

    Italia

        Istituto Marangoni
        Politecnico of Milan
        Istituto Europeo di Design
        Universitas Iuav Venesia

    Israel

        Shenkar Fakultas Teknik dan Desain

    Jepang
        Akademi Fashion Bunka
        Sugino Mode Perguruan Tinggi

    Pakistan
        Pakistan Institute of Fashion dan Desain

    Rumania

        Gheorghe Asachi Technical University of Iaşi
        George Enescu University of Arts of Iaşi
        Seni dan Desain Universitas Cluj-Napoca
        West University of Timişoara - Fakultas Seni Rupa dan Desain

    Turki

         Izmir University of Economics

    USA.
        Parsons The New School for Design di New York City, New York
        Fashion Institute of Technology di New York City, New York
        Savannah College of Art and Design di Savannah, Georgia
        Drexel University di Philadelphia, Pennsylvania
        Pratt Institute di New York City, New York
        Rhode Island School of Design di Providence, Rhode Island
        Kent State University di Kent, Ohio
        Otis College of Art & Design di Los Angeles, California
        California College of the Arts di San Francisco, California
        Philadelphia University di Philadelphia, Pennsylvania
        Academy of Art University di San Francisco, California
        Fashion Institute of Design & Merchandising di Los Angeles, California
        School of the Art Institute of Chicago di Chicago, Illinois
        Columbus College of Art dan Desain di Columbus, Ohio
        Columbia College Chicago di Chicago, Illinois
        El Centro College di Dallas, Texas
 

       Middle Tennessee State University di Murfreesboro,Tennessee

        O'More College of Design di Franklin, Tennessee
        Virginia Commonwealth University di Richmond, Virginia
        Woodbury University di Burbank, California
        Lasell College Newton, Massachusetts

Di tempat lain di dunia, Shih Chien Universitas dan Fu Jen Catholic University di Taiwan dan rantai Universitas Asia, Raffles College of Design dan Perdagangan
, semua program desain menawarkan fashion.

Ada banyak universitas yang menawarkan desain fashion di seluruh Amerika Serikat, biasanya dalam konteks gelar seni liberal umum. Utama konsentrasi menggabungkan desain fashion mungkin memiliki nama alternatif seperti Pakaian dan Tekstil atau Pakaian dan Desain Tekstil, dan dapat ditempatkan di departemen seperti Studi Konsumen Seni dan Sejarah Seni, atau keluarga, dan. Beberapa sekolah, seperti Parsons, menawarkan jurusan Fashion Manajemen, menggabungkan pendidikan fashion dengan kursus bisnis

7. Industri fashion dunia

Mode hari ini adalah industri global, dan sebagian besar negara-negara besar memiliki industri fashion. Cina dan Bangladesh adalah produsen terbesar industri fashion. Negara manufaktur terkenal lainnya adalah Jerman, Indonesia, Malaysia, India, Filipina, Korea Selatan, Spanyol, dan Brasil.

Tujuh negara telah membentuk reputasi internasional dalam mode: Perancis, Italia, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Jepang, dan Belgia.

  • Desain fashion Amerika

Mayoritas rumah mode Amerika yang berbasis di New York City, dengan konsentrasi tinggi yang berpusat di lingkungan Garment District. Di pantai barat, ada juga sejumlah besar rumah mode di Los Angeles, di mana persentase yang besar dari pakaian fashion tinggi yang diproduksi di Amerika Serikat sebenarnya dibuat. Beverly Hills, terutama di Rodeo Drive, secara global terkenal karena desain fashion dan belanja bergengsi. Berkembang industri di Miami, Chicago, Dallas, dan terutama San Francisco telah dikembangkan juga. Sebuah acara semi-tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Februari dan September, New York Fashion Week adalah salah satu dari empat minggu mode besar diadakan di seluruh dunia. Parsons The New School for Design, yang terletak di kawasan Greenwich Village of Lower Manhattan di New York City, dianggap sebagai salah satu sekolah mode terbaik di dunia.

Desain fashion Amerika didominasi oleh, urban, gaya kasual bersih-potong; mencerminkan atletik, gaya hidup sadar kesehatan perkotaan penduduk kota. Seorang desainer yang membantu untuk mengatur tren di Amerika Serikat untuk olahraga dipengaruhi hari memakai seluruh tahun 1940-an dan 50-an adalah Claire McCardell. Banyak desain-nya telah dihidupkan kembali dalam beberapa dekade terakhir. Merek Amerika terkenal dan desainer termasuk Vera Wang, Bill Blass, Calvin Klein, Bob Mackie, Anna Sui, Ralph Lauren, Oscar de la Renta, Carolina Herrera, Michael Kors, Marc Jacobs, Tom Ford, Tommy Hilfiger, Geoffrey Beene, Oleg Cassini, Perry Ellis, Kenneth Cole, James Galanos, Todd Oldham, Donna Karan, Liz Claiborne, dan Nolan Miller.

  • Desain fashion Belgia


Pada tahun 80-an dan awal 90-an, perancang busana Belgia membawa gambar busana baru yang dicampur Timur dan Barat, dan membawa sangat individual, visi pribadi pada mode. Desainer Belgia terkenal adalah Antwerp Enam: Ann Demeulemeester, Dries Van Noten, Dirk Bikkembergs, Dirk Van Saene, Walter Van Beirendonck dan Marina Yee, serta Maison Martin Margiela, Raf Simons, Tim Van Steenbergen, Peter Piloto, AF Vandevorst, bruno Pieters, Angelo Figus, Christian Wijnants, dan Bernhard Wilhelm.

  • Desain fashion Inggris


London telah lama ibukota industri fashion Inggris dan memiliki berbagai desain asing yang telah terintegrasi dengan gaya Inggris modern. Khas, desain British pintar tapi inovatif namun baru-baru ini telah menjadi lebih dan lebih konvensional, menggabungkan gaya tradisional dengan teknik modern. Gaya Vintage memainkan peran penting dalam industri fashion dan gaya Inggris. Penata teratur 'mix and match' yang lama dengan yang baru, yang memberikan gaya Inggris yang unik, estetika bohemian bahwa banyak ibukota fashion lainnya mencoba untuk meniru. Mode Irlandia (baik desain dan styling) juga sangat dipengaruhi oleh tren fashion dari Inggris. Merek terkenal Inggris dan desainer termasuk Burberry, Alexander McQueen, Mulberry, Stella McCartney, Thomas Pink, Jimmy Choo, Alfred Dunhill, Fred Perry, dan Vivienne Westwood.

  • Desain fashion Kanada


Toronto memegang fashion show tahunan untuk menampilkan apa yang desainer fashion tawarkan.

  • Desain mode Prancis


Kebanyakan rumah mode Perancis di Paris, yang merupakan ibukota mode Perancis. Secara tradisional, mode Perancis chic dan stylish, yang didefinisikan oleh kecanggihannya, dipotong, dan aksesoris yang cerdas. Mode Perancis
adalah
yang diakui dunia internasional.

  • Desain mode Jerman


Berlin adalah pusat fashion muda dan kreatif di Jerman (ditampilkan secara jelas di Berlin Fashion Week), sementara terbesar pameran perdagangan busana Düsseldorf helds Eropa dengan Igedo. Pusat penting lain dari adegan yang Munich, Hamburg, Cologne dan. Mode Jerman terkenal karena garis yang elegan serta desain muda yang tidak konvensional dan berbagai macam gaya.

Perancang busana global terkenal dari Jerman adalah Karl Lagerfeld, Hugo Boss, Wolfgang Joop, Jil Sander, Michael Michalsky, Etienne Aigner, Rudolph Moshammer, Torsten Amft, Willy Bogner, Rudolf Dassler dan Adi.

Merek fashion terkenal termasuk BOSS, adidas, PUMA, Escada, Joop !, MCM, Rena Lange, Bruno Banani, Sander, Triumph, Talbot Runhof, Kaviar Gauche, Schiesser, Tertutup, Reusch, Valisere, Jack Wolfskin, Ulla Popken, Buffalo, Rohde , Zalando, Dr. Martens, P & C, Marc O'Polo, Tom Tailor, s.Oliver, Esprit, dan Wunderkind.

Ada juga berbagai model fashion dari Jerman yang berhasil mencapai ketenaran internasional, seperti Claudia Schiffer, Heidi Klum, Diane Kruger, Eva Padberg, Toni Garrn, Julia Stegner, Kirsten Dunst, Tatjana Patitz, Manon von gerkan, Nico, Uschi Obermaier, Lena Gercke, Sara Nuru, Barbara Meier, Nadja Auermann, Claudia Ciesla, ASLI Bayram, Shermine Shahrivar, Evelyn Sharma, dan Nico Schwanz.

  • Desain fashion Italia


Milan adalah kota mode Italia. Sebagian besar couturiers Italia tua di Roma. Namun, Milan dan Florence adalah ibukota fashion Italia, dan itu adalah pameran tempat untuk koleksi mereka. Mode Italia memiliki kasual dan glamor elegan.

  • Desain mode Jepang


Kebanyakan rumah mode Jepang di Tokyo. Tampilan Jepang longgar dan tidak terstruktur (sering dihasilkan dari pemotongan yang rumit), warna cenderung kain suram dan halus, dan kaya bertekstur. Desainer Jepang yang terkenal adalah Yohji Yamamoto, Kenzo, Issey Miyake (menggantungkan ahli dan cut), dan Comme des Garçons itu Rei Kawakubo, yang mengembangkan cara baru untuk memotong (sebanding dengan inovasi Madeleine Vionnet di tahun 1930-an), Shushang Susan Ren.

  • Desain fashion Soviet


Mode di Uni Soviet yan
g sebagian besar mengikuti tren umum dunia Barat. Namun, ideologi sosialis negara secara konsisten dikelola dan dipengaruhi tren ini. Selain itu, kekurangan barang-barang konsumsi berarti bahwa masyarakat umum tidak memiliki akses siap untuk pra-dibuat fashion.

  • Desain fashion Swiss


Sebagian besar rumah mode Swiss berada di Zürich. Swiss tampilan kasual elegan dan mewah dengan sentuhan sedikit quirkiness. Selain itu, telah sangat dipengaruhi oleh klub-klub dansa.